Para peserta cilik terlihat antusias mengikuti setiap tahapan manasik. Seluruh rangkaian ibadah haji disimulasikan secara sederhana dan edukatif, mulai dari:
Niat dan Ihram: Anak-anak diajak berniat ihram di miqat yang disimulasikan.
Tawaf: Mengelilingi miniatur Ka'bah yang telah didirikan di tengah lapangan.
Sa'i: Berjalan dan berlari kecil antara bukit Shafa dan Marwah.
Wukuf di Arafah: Walaupun hanya sebentar, momen ini diisi dengan doa bersama.
Melontar Jumrah: Anak-anak mempraktikkan melontar kerikil ke Ula, Wustha, dan Aqabah yang disimulasikan dengan media yang aman.
Tahallul: Mencukur rambut (secara simbolis).
Dukungan Penuh dari Pemerintah Kecamatan
Camat Bandar Pulau Bapak Syamsul, SE yang diwakili Kasi Kesra Kecamatan Bandar Pulau Bapak Syamsul, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para guru dan orang tua.
"Kegiatan ini sangat positif karena menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kedisiplinan sejak dini. Manasik Haji Cilik bukan hanya sekadar praktik, tetapi menjadi media efektif untuk mengajarkan sejarah dan makna spiritual dari ibadah haji. Kami berharap bekal ilmu dan pengalaman ini dapat menguatkan keimanan anak-anak kita,"
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

