Web. Bandar Pulau - Pertemuan strategis ini melibatkan Pemerintah Kecamatan Se - Kabupaten Asahan bersama seluruh Kepala Desa, memastikan rantai komando bencana bekerja optimal. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah koordinasi pemetaan desa dan dusun yang rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor. Langkah ini krusial sebagai fondasi untuk meminimalisir dampak yang akan terjadi saat bencana melanda (02 Desember 2025).
Manfaat utama dari koordinasi ini bagi masyarakat adalah:
👇
✅ Respon Cepat dan Tepat: Kepala Desa dan Pemerintah Kecamatan menjadi ujung tombak untuk menyampaikan informasi peringatan dini dan jalur evakuasi secara cepat hingga ke lingkungan terkecil, memastikan warga segera terselamatkan.
✅ Mitigasi Terpadu Berbasis Peta Risiko: Keterlibatan Pemerintah Kecamatan memperkuat rencana pencegahan (Mitigasi) yang lebih terpadu dan cakupan yang lebih luas di tingkat Kecamatan, didukung data akurat dari pemetaan wilayah rawan.
Intinya, rapat ini adalah investasi keselamatan kolektif yang diterjemahkan menjadi rencana aksi terstruktur, mulai dari pemetaan risiko di tingkat kabupaten, ditindaklanjuti oleh kecamatan, hingga kesiapsiagaan di rumah tangga Anda.
Bersama BPBD, Pemerintah Kecamatan, dan Kepala Desa, mari kita jadikan Bandar Pulau wilayah yang tangguh terhadap bencana

.jpeg)
