RAKORNIS DHARMA WANITA PERSATUAN BANDAR PULAU DIRANGKAI PELATIHAN MEMBUAT CENIL DAN LUPIS

 

BANDAR PULAU – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana (UP) Kecamatan Bandar Pulau menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bulanan. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini tidak hanya menjadi wadah evaluasi program kerja, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan pemberdayaan ekonomi kreatif berupa pelatihan pembuatan jajanan tradisional cenil dan lupis (Kamis, 10 September 2026).

Ketua DWP UP Kecamatan Bandar Pulau NY. Eka Safitri Kamarul Zaman menyampaikan bahwa Rakornis ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota sekaligus menyelaraskan agenda kegiatan DWP dengan program pembangunan di wilayah Kecamatan Bandar Pulau.

"Melalui Rakornis ini, kita tidak hanya berkoordinasi terkait administrasi dan kegiatan organisasi, tetapi juga ingin memberikan nilai tambah bagi para anggota melalui keterampilan praktis yang memiliki nilai ekonomi," ujarnya.

Mengasah Keterampilan Usaha Kuliner Tradisional

Sesi pembuatan cenil dan lupis menjadi agenda yang paling diminati. Para peserta tampak antusias mempraktikkan langkah-langkah pembuatan kuliner khas Nusantara tersebut, mulai dari:

  • Pengolahan Adonan: Teknik pencampuran tepung ketan dan beras untuk lupis serta adonan singkong/tepung tapioka untuk cenil agar menghasilkan tekstur yang kenyal dan pas.

  • Pewarnaan Alami: Menggunakan bahan-bahan alami seperti daun pandan dan suji untuk memberikan aroma harum serta warna hijau yang menarik.

  • Teknik Membungkus & Memasak: Cara membungkus lupis dengan daun pisang agar tidak bocor saat direbus, serta teknik merebus cenil hingga mengapung sempurna.

  • Penyajian: Pelatihan diakhiri dengan penyajian cenil dan lupis yang ditaburi kelapa parut kukus dan disiram saus gula merah cair.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para anggota DWP UP Kecamatan Bandar Pulau tidak hanya dapat menyajikan kudapan sehat dan lezat bagi keluarga di rumah, tetapi juga mampu mengembangkannya menjadi peluang usaha UMKM berbasis kuliner tradisional.

Kegiatan Rakornis diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah menikmati hasil karya cenil dan lupis yang telah dibuat secara gotong royong.



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama